Putin dan Macron sepakat bahwa pakta nuklir Iran yang dikenal dengan Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA), merupakan faktor penting untuk memastikan keamanan Timur Tengah
Amerika Serikat "menembak dirinya sendiri" dengan menarik diri dari perjanjian nuklir dengan Iran
Trump juga menyiratkan,Teheran sedang membangun bom nuklir.
Teheran meningkatkan pengayaannya sebesar 100 kali lipat sejak 2012.
Pyongyang mempertimbangkan kembali komitmennya sendiri untuk menghentikan uji coba senjata nuklir dan rudal balistik antarbenua (ICBM).
AS nampaknya belum mengubah strateginya dalam perundingan nuklir dengan Korea Utara (Korut), yang sebelumnya kerap menemui kegagalan.
Keputusan Teheran mengurangi beberapa komitmennya di bawah Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA) karena pihak lainnya tidak mematuhi komitmennya.
Washington mengirim pesan ke Rusia untuk melakukan pembicaraan dengan Teheran di tingkat menteri luar negeri.
Eropa belum melakukan apa yang diperlukan untuk mempertahankan kesepakatan nuklir Iran 2015 meskipun berulang kali menyatakan bersedia menyelamatkan JCPOA.
Ini menyebabkan Inggris mengajukan rencana untuk mengirim kapal perang kedua ke Teluk untuk mencegah campur tangan Iran lebih lanjut.