Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) mengoptimalkan perkuliahan secara daring dalam program Pemenuhan Kualifikasi Akademik D-4/S-1 bagi guru dan tenaga kependidikan.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat mengatakan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) jadi sarana objektif untuk mengenali keragaman kemampuan murid.
Persyaratan Prolegnas prioritas ini, RUU harus melalui dulu proses panjang, yaitu tentang RUU punya naskah akademiknya, kemudian apa urgensi kenapa diubah, kenapa dibicarakan, kenapa didiskusikan.
Ratusan murid jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Madrasah Aliyah (MA) dari berbagai satuan pendidikan di kota dan kabupaten Magelang hadir dalam kegiatan Diseminasi Program Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Kebijakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) menjadi langkah strategis untuk memetakan dan meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.
Bekerja sama dengan 92 Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LTPK) seluruh Indonesia, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) menyelenggarakan program Pemenuhan Kualifikasi Akademik D-4/S-1 bagi guru yang dimulai tahun ini.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) memberikan apresiasi pada pihak yang memberikan dukungan atas penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) terus berupaya meningkatkan kualitas guru guna menggenjot mutu pendidikan di Indonesia. Salah satunya dengan program pemenuhan kualifikasi akademik bagi guru yang belum lulus S-1/D-4.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) terus melakukan sosialisasi berbagai kebijakan strategis, termasuk pembelajaran mendalam (deep learning), koding dan kecerdasan buatan, serta Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) menyelenggarakan simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Surabaya, Jawa Timur pada pekan lalu, yang diikuti oleh lebih dari 500 peserta didik.