Kali ini, sosialisasi tersebut berlabuh di Kota Sorong, Papua Barat Daya, dengan menghadirkan lebih dari 700 murid dari Kota Sorong dalam acara Diseminasi Program TKA untuk Pendidikan Bermutu pada Kamis (2/10) di Sorong, Papua Barat Daya.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) melanjutkan kegiatan diseminasi program Tes Kemampuan Akademik (TKA), menjelang pelaksanaannya pada November mendatang.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) kembali melaksanakan kegiatan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Medan, Sabtu (27/9) lalu.
Satuan pendidikan diminta segera menuntaskan pendaftaran peserta didik yang akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun ini, sebelum ditutup pada 5 Oktober 2025 mendatang.
Kemdikdasmen menekankan urgensi Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai instrumen objektif untuk mengukur potensi dan kompetensi siswa.
Dunia akademik memiliki peran penting dalam memperkuat fondasi demokrasi dan tata kelola yang baik di Indonesia.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) mengoptimalkan perkuliahan secara daring dalam program Pemenuhan Kualifikasi Akademik D-4/S-1 bagi guru dan tenaga kependidikan.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat mengatakan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) jadi sarana objektif untuk mengenali keragaman kemampuan murid.
Persyaratan Prolegnas prioritas ini, RUU harus melalui dulu proses panjang, yaitu tentang RUU punya naskah akademiknya, kemudian apa urgensi kenapa diubah, kenapa dibicarakan, kenapa didiskusikan.
Ratusan murid jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Madrasah Aliyah (MA) dari berbagai satuan pendidikan di kota dan kabupaten Magelang hadir dalam kegiatan Diseminasi Program Tes Kemampuan Akademik (TKA).