Kita mengalami situasi krisis suara kritis kepada kekuasaan karena hampir semua elemen masyarakat sipil merapat dengan kekuasaan
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Fahri Hamzah menilai bahwa demokrasi Indonesia memiliki banyak kemiripan dengan sistem demokrasi di Amerika Serikat.
Presiden Jokowi memiliki karakter pekerja keras. Bahkan, Jokowi tidak mengenal lelah dalam menjalankan tugasnya sebagai kepala negara.
Gubernur Bali Wayan Koster meminta agar secara kualitas makin terus ditingkatkan. Peningkatan kualitas demokrasi yang gilirannya ikut memajukan mutu pembangunan sebetulnya dapat dilakukan melalui sinergisitas dengan desa adat sebagai bagian unsur kearifan lokal Bali.
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menegaskan para elit politik ketika berbicara politik dan demokrasi jangan hanya berbicara tentang kekuasaan semata saja.
Pengamat politik Rafif Pamenang Imawan menilai pertemuan Presiden terpilih Jokowi dengan Prabowo Subianto membuat kelompok radikal atau kelompok yang tidak mendukung demokrasi menjadi tersudut.
Pertemuan tersebut menjadi ukuran peningkatan kualitas demokrasi di Indonesia.
Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan Maruarar Sirait mengatakan bahwa harus diakui pertumbuhan ekonomi Indonesia yang selama ini diinginkan masih belum tercapai. Dimana, angka kemiskinan, pengangguran, dan gini ratio memang berkurang, namun angkanya harus lebih signifikan.
Para Aparatur Sipil Negara diharapkan dapat meningkatkan kinerja sesuai dengan kompetensi mereka.
Sikap Kemenhan yang merangkul semua pihak adalah sinyal baik dalam demokrasi.