Selain Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Partai Gerindra juga melirik mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta sebagai calon wakil presiden (Cawapres) pendamping Prabowo Subianto.
Meski sudah mendapat dukungan dari sejumlah partai politik (Parpol), Presiden Jokowi belum menentukan calon wakil presiden (Cawapres) yang akan mendampingi dalam kontestasi Pilpres 2019.
Partai politik (Parpol) yang telah mendeklarasikan dukungan kepada Presiden Jokowi masih bisa beralih dukungan kepada Prabowo Subianto dalam kontestasi Pilpres 2019.
Partai Gerindra mengaku telah mengantongi tiga nama calon wakil presiden (Cawapres) untuk mendampingi Prabowo Subianto dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang.
Dalam doa penutupan pelantikan tiga pimpinan MPR yang baru, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) disebut sebagai wakil presiden (Wapres).
Jenderal Gatot Nurmantyo menyarankan kepada masyarakat agar bertanya kepada ulama ketika ada masalah atau problem yang sedang dihadapi.
Partai Gerindra memastikan akan mengusung Prabowo Subianto dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang. Sejumlah nama sudah disebut-sebut bakal mendampingi Prabowo.
Tidak ada jaminan bagi Presiden Jokowi bakal menang dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang. Meski syarat pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden sebesar 20 persen.
PDI-P sendiri baru akan mengumumkan nama Cawapres pendamping Jokowi setelah selesai diseleksi.
Presiden Jokowi memberi lampu hijau kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas dugaan keterlibatan Puan Maharani dan Pramono Anung dalam kasus korupsi e-KTP.