Dugaan suap yang menjerat mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Perseo) Tbk Emirsyah Satar merupakan cerminan pengawasan internal di instansi pemerintah tidak berjalan dengan baik.
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memilih menggunakan mesin Rolls-Royce untuk 50 pesawat. Padahal ada dua pilihan mesin pabrikan lain yang bisa digunakan perusahaan penerbangan plat merah tersebut.
Selain kantor MRA, penyidik juga menggeledah kediaman tersangka Emir di Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jaksel
Total pengadaan pesawat airbus baru dalam kurun 2005-2014 sebanyak 50 pesawat.
Jumlah harta tersebut melonjak cukup fantastis dari laporan Emir pada medio 2010.
Pihak Rolls-Royce diduga kerja sama dengan seorang perantara yang bisa meyakinkan PT Garuda untuk membeli mesin Trent 700.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar mengeluhkan layanan burukk Angkasa Pura II dan Garuda Indonesia.
Tidak hanya dari masyarakat umum, ucapan simpati untuk pramugari maskapai Garuda itu juga mengalir dari parlemen.
Presiden juga berharap seluruh anggota Timnas Garuda tidak patah arang serta bisa mengambil hikmah atau pelajaran dari kekalahan di final Piala AFF.