Presiden AS, Donald Trump menaikkan tarif eksisting atas produk China senilai USD250 miliar dari 25 persen menjadi 30 persen per 1 Oktober 2019.
Tarif tambahan China berkisar dari 5 persen hingga 10 persen pada 5.078 barang dari AS.
Sejak itu, kedua belah pihak telah bertukar tarif lebih dari 360 miliar dolar dalam perdagangan dua arah.
IMF telah memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi untuk Tiongkok menjadi 6,2 persen tahun ini, dengan asumsi tidak ada tarif baru yang dikenakan.
Trump juga mengancam akan menaikkan tarif lebih lanjut, jika Presiden China Xi Jinping gagal mencapai kesepakatan perdagangan dengan Washington.
Tarif baru, yang menyasar berbagai barang konsumen mulai dari ponsel dan komputer laptop hingga mainan dan alas kaki, mulai diberlakukan mulai 1 September.
AirAsia memiliki bisnis model sendiri. Selain itu, sejak awal AirAsia telah menerapkan tarif murah.
Penerbangan murah disediakan untuk jadwal tertentu (keberangkatan pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 10.00 -14.00.
Agar produk bisa dipromosikan para pedagang online harus membayar tarif yang sesuai dengan ketentuan para artis.