Bagus KPK memanggil saudara Rafael, untuk menjawab pertanyaan publik apakah hartanya diperoleh secara sah atau tidak.
Selain Adi Trenggana, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap lima saksi lainnya.
KPK diketahui sudah memanggil Arsjad Rasjid sebanyak dua kali, tetapi yang bersangkutan selalu mangkir.
KPK menduga sumber uang untuk membeli barang dan aset itu berumber dari hasil gratifikasi dan suap
Lembaga antikorupsi menduga dua mobil yang disita itu diduga hasil tindak pidana pencucian uang (TPPU) M Syahrir.
Gede Pasek menyinggung soal surat perintah penyidikan (sprindik) Anas Urbaningrum dalam kasus korupsi proyek Hambalang yang saat itu bocor.
Aset yang diselisik itu diduga berkaitan dengan perkara ini.
Hal itu didalami lewat dua pegawai pada Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Papua, yakni Richard Berends dan Alexander K.Y Kapisa.
Kepemilikan harta kekayaan yang dinilai tidak wajar itu bukan hanya dari pejabat tinggi, namun dari yang sangat rendah.
Permintaan klarifikasi itu bisa menjadi pintu masuk KPK menyelidiki ada atau tidaknya tindak pidana korupsi yang dilakukan.