Politikus partai demokrat itu diperiksa sebagai saksi terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa yang menjerat ayahnya.
Kerugian keuangan negara dari pembayaran sewa satelit dan putusan arbitrase sebesar Rp 480 miliar dan pembayaran konsultan senilai Rp 20.255.408.347.
Salah satu tersangka itu ialah seorang purnawirawan Jenderal TNI dengan pangkat Laksamana Muda (Purn) berinisial AP.
Komunikasi dan koordinasi keduanya dicurigai berkaitan dengan kasus dugaan suap
Tempat yang digeledah yaitu 2 unit ruang apartemen yang berlokasi di Jalan Gajah Mada dan Senen, Jakarta Pusat.
Suap itu dilakukan agar Pemerintah Kabupaten Bogor yang dipimpinnya mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Jabar.
Sebelumnya, tim penyidik KPK telah memeriksa salah satu tersangka kasus tersebut yang merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK).
Mereka akan divonis terkait kasus dugaan suap pengurusan nilai pajak dari sejumlah perusahaan
"Berdasarkan adanya kecukupan alat bukti, tim penyidik KPK kembali menemukan adanya dugaan perbuatan pidana lain oleh tersangka BS,"
KPK akan mempelajari keputusan MA terhadap crazy rich batubara itu, untuk kemudian mencari celah upaya hukum selanjutnya.