Dia menepis spekulasi mengenai serangan balasan Iran, dan menggambarkan ancaman yang ditimbulkan oleh Soleimani dalam jangka panjang akan berdampak luas.
Dalam pengumuman yang disampaikan pada Minggu (5/1), pernyataan itu menekankan bahwa setelah keputusan tersebut, Iran akan melanjutkan program nuklirnya hanya berdasarkan kebutuhan teknisnya.
Pernyataan Johnson menghilangkan semua keraguan bahwa pemerintah Inggris mendukung tindakan AS dan siap membantu Gedung Putih dalam melawan Iran jika perang meletus.
Iran mengumumkan tidak akan lagi mematuhi Perjanjian Nuklir 2015, setelah Amerika Serikat (AS) membunuh komandan Pasukan Quds, Jenderal Qassem Soleimani
Respons terhadap pembunuhan Jenderal Soleimani bukan hanya tanggung jawab Iran, tetapi juga seluruh sumbu perlawanan
Salah jika meninggalkan pembunuhan Jenderal Iran Qasem Soleimani tanpa tanggapan.
Pemimpin Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah menyebut militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah (Timteng) akan membayar harga, atas terbunuhnya komandan Pasukan Quds, Qassem Soleimani
Saham-saham negara Teluk merosot tajam dalam perdagangan yang berlangsung Minggu (5/1) sore, di mana saham milik Kuwait dan Arab Saudi memimpin kerugian.
Benjamin Netanyahu keceplosan menyebut negaranya memiliki senjata nuklir, ketika menyampaikan kesepakatan pipa gas bawah laut antara Israel dengan Yunani dan Siprus.
Menteri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Iran, Mohammad Javad Azari, juga mengatakan Trump sebagai seorang teroris.