Keputusan itu menyusul pembunuhan komandan militer Iran Qassem Soleimani dalam serangan pesawat tak berawak AS di ibukota Irak, Baghdad pada Jumat pekan lalu.
Rouhani mengingatkan Trump tentang kejahatan yang dilakukan Angkatan Laut AS pada 1988 di mana USS Vincennes menghantam Airbus A300B2 Iran Air
Dilaporkan bahwa Brigadir Jenderal William Seely, yang mengawasi Satuan Tugas AS Irak, mengirim surat kepada kepala komando operasi gabungan Irak pada Senin (6/1), kurang dari seminggu setelah AS membunuh Jenderal Qassem Soleimani Iran.
Tindakan jahat yang dilakukan atas konsultasi dan provokasi Rezim Zionis Israel adalah sebuah kesalahan strategis yang akan berujung pada peningkatan rasa ketidakamanan di kawasan.
Beijing kini mendesak semua pihak untuk menahan diri untuk memastikan perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut.
Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas menyebut, hal ini menjadi akhir kesepakatan yang diteken enam negara tersebut.
Putri sang jenderal, Zainab, dalam kerumunan peziarah mengecam Washington dan mengancam akan melakukan serangan balasan terhadap tentara AS yang ada di Timur Tengah.
CAIR mengatakan, pihak cukai dan Kontrol Perbatasan AS (CBP) ditahan lama dan menanyai warga Iran yang kembali ke AS setelah menghadiri konser di kota Vancouver Kanada pada Sabtu (4/1).
Trump mengklaim bahwa militernya akan mencapai sasaran yang sangat penting, termasuk situs warisan budaya, jika Iran membalas kematian Letnan Jenderal Iran, Qassem Soleimani.
Menargetkan situs budaya dengan aksi militer dianggap sebagai kejahatan perang di bawah hukum internasional, sebuah poin yang sebelumnya diajukan para pejabat Iran.