Inggris, Prancis dan AS merilis pernyataan bersama yang mengutuk peluncuran terbaru Pyongyang dan memperingatkannya menimbulkan ancaman untuk seluruh masyarakat internasional.
AS pada Jumat menyerukan resolusi untuk memperbarui dan memperkuat rezim sanksi terhadap Pyongyang di Dewan Keamanan PBB.
Peluncuran Kamis adalah pertama kalinya Pyongyang menembakkan rudal paling kuat Kim dari jarak penuh sejak 2017.
Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS) baru-baru ini memperingatkan bahwa Pyongyang tampaknya bersiap untuk menguji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) pada jarak penuh untuk pertama kalinya sejak 2017.
Ketegangan di semenanjung Korea telah meningkat di tengah tanda-tanda yang berkembang bahwa Pyongyang dapat segera menindaklanjuti ancamannya untuk memulai kembali pengujian ICBM.
Pyongyang yang akan dihukum dengan sanksi baru.
Kim dan Ri menghadiri pertunjukan seni di Teater Seni Mansudae di ibukota Pyongyang untuk merayakan liburan Tahun Baru Imlek.
Penembakan Senin yang disebut Korea Selatan rudal balistik jarak pendek menandai uji coba senjata keempat Korea Utara bulan ini saat Pyongyang mengerahkan kekuatan militernya sambil mengabaikan tawaran pembicaraan dari Amerika Serikat (AS).
Panel ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang memantau sanksi terhadap Korea Utara menuduh Pyongyang menggunakan dana curian untuk mendukung program nuklir dan rudal balistiknya guna menghindari sanksi.
Grafiti itu ditemukan saat Pyongyang menjadi tuan rumah Rapat Pleno Keempat Komite Sentral Kedelapan dari Partai Buruh Korea yang berkuasa, pada 22 Desember 2021 lalu.