Peneliti dari University of Florida menemukan bahwa orang dewasa dengan lebih banyak kebiasaan sehat memiliki otak yang tampak lebih muda secara biologis. Tak hanya itu, penuaan otaknya juga berlangsung lebih lambat selama dua tahun masa studi.
Para peneliti melihat adanya perubahan signifikan pada mikrobioma usus, terutama meningkatnya bakteri bernama Eggerthella, yang sebelumnya telah dikaitkan dengan depresi. Menariknya, lonjakan bakteri ini hanya ditemukan pada wanita, bukan pria.
Peneliti memperingatkan bahwa kopi dan teh panas yang dikonsumsi setiap hari mungkin mengandung mikroplastik dalam jumlah tinggi. Partikel ini tak kasat mata, namun kini ditemukan di hampir semua minuman yang diuji dalam studi terbaru.
Peristiwa yang dimaksud bukan berasal dari lubang hitam biasa yang terbentuk dari bintang yang mati. Para peneliti merujuk pada jenis khusus yang dikenal sebagai lubang hitam primordial, atau PBH.
Para peneliti menemukan bukti kuat bahwa kesepian dan isolasi sosial mengubah jalur biologis penting yang berhubungan dengan kekebalan, metabolisme, dan fungsi otak.