Para peneliti melihat adanya perubahan signifikan pada mikrobioma usus, terutama meningkatnya bakteri bernama Eggerthella, yang sebelumnya telah dikaitkan dengan depresi. Menariknya, lonjakan bakteri ini hanya ditemukan pada wanita, bukan pria.
Peneliti memperingatkan bahwa kopi dan teh panas yang dikonsumsi setiap hari mungkin mengandung mikroplastik dalam jumlah tinggi. Partikel ini tak kasat mata, namun kini ditemukan di hampir semua minuman yang diuji dalam studi terbaru.
Peristiwa yang dimaksud bukan berasal dari lubang hitam biasa yang terbentuk dari bintang yang mati. Para peneliti merujuk pada jenis khusus yang dikenal sebagai lubang hitam primordial, atau PBH.
Para peneliti menemukan bukti kuat bahwa kesepian dan isolasi sosial mengubah jalur biologis penting yang berhubungan dengan kekebalan, metabolisme, dan fungsi otak.
Menurut pakar tidur dan peneliti dari Royal Holloway, University of London, Kirsty Vant, beberapa tips yang populer justru bisa memperburuk insomnia. Terutama bagi mereka yang sudah kesulitan tidur, strategi ini bisa menciptakan tekanan baru dan memperkuat siklus gelisah di malam hari.
Wamentrans Lepas Puluhan Peneliti dari Undip ke Kawasan Transmigrasi Sumsel
Penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal PLOS One membuktikan bahwa elemen-elemen musik seperti tempo, energi, dan tingkat akustik dapat memengaruhi cara seseorang mengingat masa lalu. Studi ini dilakukan oleh dua peneliti dari Inggris, Safiyyah Nawaz dan Diana Omigie.
Tim peneliti dari Southwest Research Institute menyebut objek ini hanya berdiameter sekitar enam mil, atau kurang dari sepuluh kilometer. Ukurannya yang kecil dan cahayanya yang sangat lemah membuatnya lolos dari pengamatan teleskop sebelumnya, termasuk Voyager 2 saat melintas Uranus pada 1986.
Peneliti dari Harry Perkins Institute of Medical Research tengah mengungkap potensi racun lebah madu sebagai senjata baru dalam melawan kanker payudara agresif. Penelitian yang dimulai sejak 2020 itu kini menunjukkan kemajuan penting.
Para peneliti dari University of Otago memantau neuron stres secara real-time pada hewan yang bebas bergerak menggunakan teknologi fiber photometry, dan mengamati kilatan aktivitas sekitar setiap 60 menit—seiring dengan lonjakan hormon stres dan aktivitas sadar hewan tersebut.