Pemeriksaan Sandi ini tak tertera dalam jadwal pemeriksaan yang biasa dirilis lembaga antikorupsi.
Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno sudah diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus ini.
Djayadi menyampaikan dalam pertanyaan terbuka (top of mind), bila pemilihan presiden diadakan ketika survei dilakukan, 34,1 persen pemilih spontan mendukung Jokowi dan 17,2 persen mendukung Prabowo
Sugito dalam hal ini diduga menyuap Rochmadi Sapto dan Ali Sadli, lewat Jarot Budi Prabowo.
Niat baik sang wagub malah panen cacian dari netizen, gara-gara Sandi salah menulis nama tempat kejadian.
Menurut Sholeh, giat pendapat yang dilakukan pihaknya secara serentak pada akhir April hingga minggu kedua Mei 2017.
Salah satunya soal keterkaitan Sandiaga dengan terpidana kasus korupsi Wisma Atlet, Muhammad Nazaruddin.
Dudung Purwadi selaku Direktur Utama PT DGI saat itu melaporkan ke Sandiaga selaku komisaris.
Dua kasus yang menjerat Dudung itu yakni kasus dugaan korupsi pada pengadaan Wisma Atlet dan Gedung Serbaguna pemerintahan Provinsi Sumatera Selatan.
Meski memiliki elektabilitas yang tinggi, Kinerja Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dinilai tidak begitu istimewa.