Muhadjir mengatakan, bangsa Indonesia dan dunia ilmu pengetahuan telah kehilangan tokoh yang sangat sulit ditemukan penggantinya.
Keputusan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Mendikbud dan Komisi X DPR RI, pada Rabu (11/9) di Komplek DPR/MPR Jakarta, yang dipimpin oleh Bambang Sutrisno dari Fraksi Golongan Karya (Golkar).
Muhadjir Effendy mengingatkan bahwa ruh dari semua gerakan pendidikan adalah literasi
Ketiga siswa SMA Negeri 2 Palangka Raya ini menegaskan bahwa akar bajakah belum dapat digunakan sebagai obat kanke
Mendikbud menemukan masih banyak adanya perilaku intimidatif yang dilakukan oleh guru senior bersertifikat kepada guru honorer.
Muhadjir Effendy mengimbau kepada para calon guru inti, untuk bekerja keras membangun sumber daya manusia (SDM) Indonesia.
Saat ini pihaknya akan menurunkan tim untuk mengetahui perkara tersebut, apakah penyebabnya murni karena kegiatan MOS, atau kondisi fisik korban yang tidak sehat.
Ketua Komisi X DPR, Djoko Udjianto menyayangkan pengurangan anggaran pada mitra kerjanya, diantaranya Kemendikbud, Kemenpora dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristek Dikti).
Muhadjir Effendy mengklaim Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir setuju menghapus kuota akreditasi sekolah
Sistem zonasi malah memanjakan siswa dan guru yang malas. Sementara murid dan guru yang setengah mati agar menjadi pinter, malah jadinya enggan berkompetisi.