China menepis tudingan bahwa perusahaan Huawei secara rahasia mengumpulkan data-data penting, lalu melaporkannya ke Beijing.
Wakil Perdana Menteri China Liu He bertemu dengan Perwakilan Dagang AS, Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin.
AS berlakukan bea masuk produk China senilai USD200 miliar dijadwalkan naik menjadi 25 persen dari 10 persen jika kedua belah pihak tidak dapat mencapai kesepakatan pada batas waktu 1 Maret.
Isyarat ini merupakan bentuk pelunakan retorika Trump setelah bersikeras bahwa tidak ada ruang lagi untuk memperpanjang batas waktu dialog dengan China. Artinya, Paman Sam akan menaikkan tarif bea masuk produk China.
Kedua negara akan kembali melakukan perundingan di Beijing pekan depan, setelah beberapa perundingan terbaru berakhir di Washington pekan lalu tanpa kesepakatan.
Negosiasi itu akan didahului oleh agenda negosiasi tingkat wakil pada 11 Februari yang dipimpin oleh Wakil Representatif Perdagangan Jeffrey Gerrish.
Pernyataan itu sekaligus menguatkan pejabat administrasi yang mengatakan kedua pria itu tidak mungkin bertemu sebelum batas waktu yang ditetapkan. Hal itu membuat pesimis, pakta perdagangan kedua negara akan menghasilkan kesepakatan.
Kementerian Perdagangan dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa laporan itu didasarkan pada hukum domestik AS dan bukan perjanjian WTO dan aturan multilateral.
Tahun lalu, AS memungut bea tambahan antara 10 dan 25 persen untuk barang-barang Tiongkok sebagai hukuman atas apa yang disebutnya praktik perdagangan tidak adil.
Berbicara di Gedung Putih pada pertemuan Kamis (31/1) dengan Wakil Perdana Menteri China, Liu He, Trump mengatakan optimis, kekuatan ekonomi bisa mencapai "kesepakatan terbesar yang pernah dibuat."