Anggota Komisi V DPR memastikan, eks Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar terlibat atas dugaan penerimaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat.
Dugaan suap yang menjerat mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Perseo) Tbk Emirsyah Satar merupakan cerminan pengawasan internal di instansi pemerintah tidak berjalan dengan baik.
Selain kantor MRA, penyidik juga menggeledah kediaman tersangka Emir di Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jaksel
Total pengadaan pesawat airbus baru dalam kurun 2005-2014 sebanyak 50 pesawat.
Jumlah harta tersebut melonjak cukup fantastis dari laporan Emir pada medio 2010.
Pihak Rolls-Royce diduga kerja sama dengan seorang perantara yang bisa meyakinkan PT Garuda untuk membeli mesin Trent 700.
Ditaksir, nilai suap mencapai juta Dollar Amerika Serikat.
Penyidikan terkait uang Rp3 miliar yang disita saat melakukan penggeledahan di rumah dinas Sri. Uang itu ditemukan di kamar Andy.
Saat penggeledahan di rumah dinas Sri, tim penyidik mengamankan uang Rp 3,2 miliar.