BioNTech dan Pfizer sedang mengerjakan formulasi vaksin yang disempurnakan yang tidak memerlukan penyimpanan ultra-dingin untuk penanganan yang lebih mudah di negara berkembang.
Pfizer sebelumnya mengatakan akan menghubungi Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk mengajukan Otorisasi Penggunaan Darurat (Emergency Use Authorization/EUA) paling lambat minggu ketiga November.
Vaksin, keduanya dikembangkan dengan teknologi baru yang dikenal sebagai messenger RNA (mRNA), mewakili alat yang ampuh untuk melawan pandemi yang telah menginfeksi 54 juta orang di seluruh dunia dan menewaskan 1,3 juta orang.
WHO telah memperingatkan bahwa ketersediaan luas vaksin apa pun masih jauh, bahkan ketika kasus COVID-19 dan kematian melonjak di banyak bagian dunia.
harga minyak mentah melonjak ke level tertinggi pada 2020 setelah Pfizer dan perusahaan bioteknologi Jerman BioNTech mengumumkan terobosan vaksin untuk Covid-19.
Pengumuman hasil sementara Sputnik V datang beberapa hari setelah pengembang vaksin Barat Pfizer dan BioNTech mengatakan bahwa vaksin mereka manjur 90 persen cegah COVID-19.
Harapan dunia segera mendapatkan vaksin yang efektif melawan virus yang telah menewaskan lebih dari satu juta orang muncul pada awal pekan ini.
Beberapa jam setelah pengumuman oleh Pfizer dan BioNTech, Komisi Eropa mengatakan akan segera menandatangani kontrak dengan perusahaan tersebut.
Penangguhan itu terjadi pada hari yang sama raksasa farmasi Amerika Serikat (AS), Pfizer mengatakan kandidat vaksinnya efektif 90 persen dalam mencegah COVID-19.
Pemerintah Israel meminta pemerintah Amerika Serikat untuk membantunya mendapatkan akses ke vaksin Covid-19 Pfizer,