Moderna saat ini memiliki jutaan dosis vaksin yang dapat dikirim segera setelah permintaannya dikabulkan, kata Bancel, saat berbicara di konferensi perawatan kesehatan Piper Sandler.
Jerman sedang terburu-buru untuk mempersiapkan pusat vaksinasi di seluruh negeri sehingga dapat mulai menawarkan suntikan dengan cepat begitu vaksin telah disetujui di Eropa.
Pemerintahan Perdana Menteri Boris Johnson mengundang kritik atas penanganannya terhadap krisis COVID-19 karena Inggris merupakan negara yang menghadapi kematian tertinggi di Eropa.
Selain Singapura, Moderna mengatakan pihaknya juga telah memulai proses tinjauan bergilir dengan pihak berwenang di Uni Eropa, Kanada, Swiss, Inggris dan Israel.
Moderna, yang berbasis di Cambridge, Massachusetts menjadi pembuat vaksin kedua yang kemungkinan akan menerima otorisasi darurat dari pemerintah AS.
Dari 196 sukarelawan yang tertular COVID-19 dalam uji coba lebih dari 30.000 orang, 185 telah menerima plasebo dibandingkan 11 yang mendapat vaksin.
Tingkat keberhasilan meningkat menjadi 90% jika vaksin diberikan setengah dosis diikuti dengan dosis penuh.
Inggris telah memesan 40 juta dosis dan berharap memiliki 10 juta dosis, cukup untuk melindungi 5 juta orang, tersedia pada akhir tahun jika regulator menyetujuinya
Vaksin moderna efektif 94,5% dalam mencegah COVID-19, berdasarkan data sementara dari uji klinis tahap akhir,
Pengajuan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) dilakukan hanya beberapa hari setelah Pfizer dan mitra Jerman BioNTech melaporkan hasil uji coba akhir yang menunjukkan bahwa vaksin tersebut 95% efektif mencegah COVID-19