Tanggal 25 April yang jatuh pada hari ke-115 (hari ke-116 dalam tahun kabisat) dalam kalender Gregorian menyimpan banyak peristiwa sejarah 25 April
Dicatat sesuai jenis kelamin yang aslinya
Uni Eropa (UE) menilai China membahayakan perdamaian di Laut China Selatan, dan mendesak semua pihak untuk mematuhi keputusan pengadilan 2016 yang menolak sebagian besar klaim Beijing atas kedaulatan di laut tersebut.
Rakyat Myanmar melontarkan kritik terhadap hasil konferensi tingkat tinggi (KTT) Asean, yang berlangsung pada Sabtu (24/4) kemarin di Jakarta.
Washington berada di bawah tekanan untuk berbuat lebih banyak membantu India, negara demokrasi terbesar di dunia dan sekutu strategis dalam upaya Presiden Joe Biden untuk melawan China, ketika negara itu bergulat dengan lonjakan infeksi virus corona yang memecahkan rekor.
Mesir mengutuk serangan dan tindakan provokatif oleh pemukim Israel terhadap warga Palestina di Yerusalem Timur yang diduduki sejak awal bulan suci Ramadan.
Lebanon juga bergantung pada bahan bakar fosil untuk pembangkit listrik, yang sudah tidak mencukupi untuk populasi sekitar enam juta yang mengalami pemadaman listrik setiap hari.
Warga Armenia, yang memperingati Hari Peringatan Genosida Armenia dengan upacara dan unjuk rasa pada Sabtu, telah bertahun-tahun mengimbau AS dan negara-negara lain di seluruh dunia untuk mengakui pembunuhan itu sebagai genosida.
Anak-anak yatim yang hari ini berkumpul bersama adalah putra-putri bangsa yang kelak juga akan berperan dalam membangun bangsa ini.
Azis berperan sebagai pihak yang mengenalkan penyidik Ajun Komisaris Polisi (AKP) Stepanus Robin Pattuju kepada Wali Kota Tanjungbalai M. Syahrial