Mayor Jenderal Hossein Salami mengatakan perang intelijen antara Iran dan Amerika Serikat (AS) adalah kenyataan serius.
Tensi kedua negara meninggi, sejak Gedung Putih memerintahkan kapal perang dan pembom ke Timur Tengah untuk melawan dugaan, ancaman dari Iran.
Perusahaan minyak Exxon Mobil mengevakuasi seluruh staf asingnya dari ladang minyak Qurna 1 Barat di Irak, pada Sabtu (18/5).
Bahrain memperingatkan warganya tidak bepergian ke Iran dan Irak, dan memerintahkan mereka yang sudah ada di Teheran untuk segera kembali pulang
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menampik kemungkinan perang dengan Amerika Serikat (AS), kendati Teluk akhir-akhir ini memanas
Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Direktur Urusan Kelautan Organisasi Pelabuhan dan Maritim Iran, Hadi Haqshenas, pada Sabtu (18/5) kepada kantor berita ILNA.
Dalam sebuah laporan yang diterbitkan oleh media harian Iran pada Sabtu (18/5), terdakwa diketahui bernama depan Siamak.
Diplomat Amerika Serikat (AS) memperingatkan agar pesawat komersial tidak terbang di atas Teluk Persia, guna menghindari risiko salah tembak
Nada melunak kedua negara ini sangat kontras dengan tindakan Washington dan Teheran di Timur Tengah dalam beberapa hari terakhir.
Kepada Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, China juga mendukung Teheran melindungi kepentingannya.