Dugaan tersebut membuat penyidik KPK menggeledah kantor Visi Law Office di Jakarta pada Rabu, 19 Maret 2025.
Deposito itu disita penyidik saat menggeledah kantor asuransi Jasa Raharja Putera cabang Bandung
Peluang itu terbuka setelah penyidik KPK menggeledah rumah Djan Faridz
Peluang itu terbuka setelah penyidik KPK menggeledah Kantor BI
Barang bukti itu diamankan penyidik KPK saat menggeledah 13 lokasi.
Dokumen itu ditemukan saat penyidik KPK menggeledah rumah eks Gubernur Kaltim.
Barang bukti tersebut diamankan penyidik saat menggeledah tiga lokasi.
Bukti tersebut disita penyidik saat menggeledah sejumlah lokasi di wilayah Semarang.
Tim KPK sebelumnya telah menggeledah rumah Said Amin pada 6 Juni 2024.
Penyitaan dilakukan penyidik usai menggeledah kediaman Harvey.