Belum genap sepekan menjabat sebagai Ketua DPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet) didesak mundur oleh sekelompok orang yang menggelar aksi di Gedung DPR.
Diakui Bambang, dirinya menerima uang dari Adami sebanyak dua kali. Yakni, 100.000 Dollar Singapura dan 5.000 Dollar Singapura.
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyampaikan pesan kepada Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebagai Ketua DPR terpilih.
Harta bergerak Bamsoet lainnya senilai Rp 988.000.000. Nilai tersebut terdiri dari logam mulia, batu mulia,dan barang-barang seni dan antik.
Terkait hal itu, Bamsoet sebelumnya telah membantah. Dia menepis pernah mengancam Miryam.
Setelah menugaskan Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebagai Ketua DPR, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menunjuk Kahar Muzakir menjadi Ketua Komisi III DPR.
Bambang Soesatyo (Bamsoet) resmi menjabat sebagai Ketua DPR menggantikan posisi Setya Novanto. Lalu apa saja tugas utama Bamsoet sebagai Ketua DPR?
Dikatakan Novanto, Bamsoet sudah tepat ditunjuk sebagai Ketua DPR oleh Ketua Umum Golkar, Arilangga Hartanto.
Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) dinilai sebagai sosok yang mumpuni untuk memimpin parlemen menggantikan posisi Setya Novanto.
Paripurna DPR resmi melantik Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebagai Ketua DPR menggantikan posisi Setya Novanto. Bamsoet disumpah sebagai Ketua DPR dipandu oleh Ketua MA Hatta Ali dan didampingi seorang rohaniwan.