Bunyamin menyebut upaya tersebut sudah lama dilakukan, namun saat ini ingin ditingkatkan lagi jumlahnya.
Menaker menjelaskan, pilar ini diwujudkan dengan revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi di Indonesia
Skilling berarti mendorong dan memfasilitasi para angkatan kerja untuk berpartisipasi dalam program pelatihan vokasi
Kementerian Pertanian (Kementan) melalui kegiatan The 1st Millennial Indonesian Agropreneurs (MIA) Expo dapat menumbuhkembangkan wirausaha muda pertanian yang kreatif dan inovatif sebagai pelaku pembangunan pertanian serta menarik minat untuk melanjutkan pendidikannya ke pendidikan tinggi vokasi pertanian khususnya ke Polbangtan, PEPI dan SMK-PP
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus fokus dan konsisten menggenjot pelatihan vokasi secara massif yang merupakan program prioritas pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) fokus dalam menggenjot pelatihan vokasi. Hal ini sebagai tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo yang akan memprioritaskan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) pada tahun 2019.
Pasalnya, pemerintah tidak memiliki regulasi yang mewajibkan industri untuk bermitra dengan sekolah vokasi, termasuk dalam hal ini politeknik.
Dalam rangka menjadikan tahun 2019 sebagai tahun pengembangan Sumber Daya Manusia Indonesia melalui pendidikan dan pelatihan vokasi, Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah mengalokasikan kegiatan dan anggaran untuk mendirikan 1.000 Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas berbasis pesantren, yang rencananya akan rampung tahun ini.
Dari total angka tersebut, 10.300 di antaranya merupakan sekolah menengah kejuruan dan 1.418 sekolah pendidikan lanjutan.
Hal tersebut disampaikan saat Mendikbud menerima Duta Besar Indonesia untuk Polandia Siti Nugraha Maulidiah, yang baru dilantik pada awal Januari 2019 lalu.