Dikatakan Asri, Kementerian Pertanian selalu mengklaim Indonesia mengalami surplus beras sebesar 329.000 ton pada Januari 2018.
Jangan sampai, tindakan penanggulangan naiknya harga beras memakai mekanisme impor, malah menimbulkan persoalan baru.
Kebijakan pemerintah mengimpor beras kontra produktif dengan visi dan misi pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat pangan.
Meski dengan alasan beras khusus, alasan penting apa yang mendesak pemerintah harus melakukan impor beras?
Ketua Komisi IV DPR RI, Edhy Prabowo menyebut kebijakan impor beras mengkhianati petani kita sendiri.
Pemerintah melakukan impor saat pangan terbilang stabil.
Kebijakan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita terkait impor beras sebanyak 500.000 ton dinilai sebagai bukti lemahnya koordinasi menteri dalam kabinet pemerintahan Presiden Jokowi.
Kebijakan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita terkait impor beras sebanyak 500.000 ton menjadi polemik. Sebab, impor beras tersebut akan berdampak buruk bagi petani di tanah air.
Secara keseluruhan, ekspor pada tahun 2017 tumbuh 7,9 persen, dan total surplus perdagangan tumbuh menjadi 422,5 miliar dollar.
Kebijakan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita terkait import beras sebanyak 500.000 ton dinilai justru menyengsarakan petani.