Hal itu disampaikan dalam pidato politiknya di acara Harlah ke 25 Tahun PBB sekaligus Deklarasi Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden 2024.
Deklarasi itu dirangkaikan dengan peringatan Milad ke-25 PBB di ICE BSD, Tenggerang, Banten, Minggu (30/7)
Di sini kita harus berani mencatatkan, kita harus berani mengambil pulpen, mengambil kertas, dan menuliskan presiden seperti apa yang kita inginkan dengan menuliskan Indonesia seperti apa yang kita harapkan.
Pagi ini kebetulan acaranya konsolidasi silaturahmi dari Pospera Kota Bogor. Kami juga melibatkan semua tukang becak di Bogor, karena ini acaranya juga untuk Pak Ganjar, karena kami datangkan mereka untuk tujuannya mendukung penuh Pak Ganjar.
Pemilihan Presiden Indonesia yang akan berlangsung pada tahun 2024 diprediksi akan menjadi pertarungan yang sangat ketat.
Gelagat Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung Menteri Pertahanan Prabowo Subianto maju sebagai calon presiden (capres) semakin dominan terlihat
Apalagi, hanya untuk menyerang salah satu pihak yang ikut dalam Pilpres 2024.
HNW Apresiasi Seni Budaya Minimalisir Potensi Ketegangan Tahun Politik
Kalau pun nanti antara PDI Perjuangan dengan PKB belum ada titik kecocokan atau satu titik pertemuan yang dalam menuju pesta demokrasi Pemilu 2024, saya meyakini bahwa persaudaraan antara keluarga kami dengan keluarga Cak Imin, antara PDIP dan PKB itu harus tetap bersama.
Herman Khaeron mencontohkan polarisasi pada Pemilu 2019 yang melahirkan istilah cebong-kampret. Padahal, kata dia, tak ada esensi yang bisa ditangkap dari peristiwa pesta demokrasi 2019 tersebut.