Ada tiga hal yang patut dikritisi dari isi pidato Ketum Gerindra Prabowo Subianto pasca mendapat dukungan dari Golkar dan PAN..
Dia menyatakan alasan mendukung Prabowo karena sosok tokoh yang mempunyai integritas, pengalaman, pengetahuan.
Kerja sama antara Partai Gerindra, PKB, PAN dan Partai Golkar menambah semangat untuk terus memperjuangkan Prabowo menjadi Presiden 2024.
Endorsment Jokowi terlihat dari berbagai kesempatan bersama Prabowo di ruang publik.
Kami sudah 10 tahun bareng bareng dengan pal Prabowo, kalau tinggal sedikit kenapa tidak sabar. kami meyakini perjuangan 10 tahun itu akan tuntas karena kita hari ini sudah bersama sama Gus Muhaimin Iskandar.
Ketua MPR Ajak Perkuat Ideologi Pancasila di Kalangan Generasi Muda Bangsa
Pernyataan Presiden Jokowi itu dinilai sebagai kode keras atas dukungan Jokowi untuk Prabowo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Dalam konteks platform, sosial media memiliki problem yang mendasar, yang disebut oleh beberapa orang sebagai algoritma mobokratis.
Mengingat kita tak memiliki kemewahan elektabilitas yang jauh lebih tinggi dibanding kompetitor serta kemewahan lainnya berupa endorsement penguasa maka persoalan waktu (deklarasi cawaprea) menjadi krusial.
Yenny mengakui bahwa dirinya intens berkomunikasi dengan figur-figur potensial bakal calon presiden (capres) Pilpres 2024