Kementerian Pertahanan Taiwan melaporkan bahwa angkatan udara China mengirim pesawat ke zona tersebut, jumlah tertinggi yang dilaporkan hingga saat ini.
Angkatan Udara Taiwan memperingatkan 25 pesawat China yang masuk zona pertahanan negara itu pada Jumat (1/10), di saat Beijing memperingati hari kemerdekaannya.
Taiwan perlu memiliki senjata jarak jauh dan akurat untuk mencegah China yang dengan cepat mengembangkan sistemnya untuk menyerang pulau itu.
Eric Chu, yang terpilih sebagai ketua partai oposisi utama Taiwan, Partai Nasionalis alias Kuomintang (KMT), mengatakan akan menghidupkan kembali kontak tingkat tinggi yang terhenti dengan Partai Komunis China yang berkuasa.
Dalam sebuah pernyataan Kamis (24/9 )malam, Kementerian Luar Negeri Taiwan mengatakan China tidak punya hak untuk berbicara tentang tawaran Taiwan.
Taiwan tertarik untuk bergabung dengan kelompok perdagangan untuk sementara waktu, dan telah mendiskusikan masalah ini secara informal dengan anggota blok yang ada.
Hubungan antara Taipei dan Beijing, yang mengklaim Taiwan memerintah secara demokratis sebagai wilayahnya sendiri, berada pada titik terendah dalam beberapa dekade, dengan China meningkatkan tekanan politik dan militer untuk membuat pulau itu menerima kedaulatannya.
Sepuluh pesawat China memasuki zona pertahanan Taiwan, sehari setelah mengumumkan peningkatan anggaran militer senilai US$9 miliar untuk melawan ancaman dari Negeri Tirai Bambu.
Partai oposisi sayap kiri Honduras yang dipimpin Manuel Zelaya, menegaskan bakal menyesuaikan kembali utang negara itu, dan menjalin hubungan diplomatik dengan China.