Teheran menuduh AS sebagai terorisme ekonomi dan melepaskan perang psikologis lewat sanksi administrasi Trump.
Pekan lalu Trump memerintahkan pembatalan serangan udara terhadap Iran sebagai pembalasan karena menembak jatuh pesawat tak berawak AS
Elizabeth Warren mengecam kebijakan luar negeri Presiden AS Donald Trump atas Iran, yang membawa kedua negara di ambang perang.
Teheran juga sudah berkali-kali menegaskan bahwa Negeri Para Mullah tidak mencari perang dengan AS, namun siap membela kepentingannya di kawasan Timur Tengah.
AS adalah penghalang utama perang melawan narkoba karena deretan yang diberlakukan di Teheran.
AS mencari solusi kepada produsen peralatan telekomunikasi yang dapat mengembangkan perangkat keras dan perangkat lunak lainnya di luar China.
Tim B untuk menjebak Trump melakukan perang dengan Iran. Hanya saja Iran tidak terjebak berkat kehati-hatiannya dalam bertindak.
Dikhawatirkan perang dagang tersebut akan menjadi "multi-front war".
Pasalnya, menurut sejumlah media pemerintah China, untuk menyelesaikan polemik dagang yang berlarut-larut, butuh lebih dari sekadar pertemuan tunggal.
Badan Pengungsi Organisasi Internasional menyebutkan, sedikitnya 71 juta orang telah terlantar akibat perang, kekerasan, dan penganiayaan di seluruh dunia