Sesuai arahan Bapak Presiden bahwa percepatan pembangunan wilayah Papua harus memberikan perubahan nyata dan hasilnya benar-benar dapat dirasakan manfaatnya khususnya bagi Orang Asli Papua (OAP).
Kerbau Moa bisa dipasok ke berbagai daerah mengingat kebutuhannya terutama menjelang hari besar keagamaan, sangat tinggi.
Data dari Pemkab Kebumen mencatat, jumlah orang yang masuk dalam kategori miskin ekstrim ada sekitar 4 persen atau sekitar 14 ribu jiwa.
Target penuntasan kemiskinan ekstrem pada 2021 sebanyak 35 Kabupaten/kota untuk 8.263 desa.
Dalam kunjungan kerja ini, Wapres diagendakan melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, peninjauan stand pameran pemberdayaan masyarakat, hingga memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan kemiskinan ekstrem di Gedung Gradhika Bakti Praja Semarang.
Perbedaan data dapat ditangani dengan melakukan konsolidasi langsung ke desa yang menjadi lokus penanganan kemiskinan ekstrem.
Pendekatan yang dilakukan harus berbasiskan data mikro desa karena berbicara by name by adress atau total jumlah.
Konsolidasi data sangat penting, agar data yang sudah dipersiapkan Kementerian Desa berbasis SDGs Desa, dikembalikan ke desa sebagai pemilik data primer, yang kemudian dilakukan konsolidasi dan harmonisasi.
Menurut anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Mukhtarudin, langkah tersebut sesuai dengan target pengentasan kemiskinan ekstrem menjadi nol persen pada 2024 mendatang yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo dan wakilnya Ma’ruf Amin.
Gus Menteri telah membuat empat strategi yakni memupus kemiskinan ekstrim menjadi nol persen yang dilakukan dengan pendekatan mikro berbasis desa.