Militer Israel telah melakukan aksi-aksi kekerasan yang membuat banyak korban jiwa, kerusakan fasilitas umum, serta bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi dan hak asasi manusia.
Pemerintah Indonesia harus melanjutkan bahkan memaksimalkan perannya dalam mendukung kemenangan Palestina dan kedamaian di kawasan.
Kebijakan AS di bawah Donald Trump dikritik sebagai Blatat Pro-Israel dan mengabaikan Palestina.
Kemenangan ini diraih atas kesabaran, ketabahan, dan ketegaran dalam menghadapi setiap agresi militer Zionis Yahudi.
Saksi mata di dalam kompleks mengatakan bahwa setelah salat Jumat banyak warga Palestina tinggal di tempat itu untuk merayakan gencatan senjata antara Hamas dan pemerintah Israel.
Pada 2017 Gus AMI menggelar pertemuan dengan duta besar negara-negara Timur Tengah di Jakarta
Bamsoet menjelaskan, sikap Indonesia menentang agresi Israel terhadap bangsa Palestina, bukanlah dalam rangka mencampuri urusan negara lain.
Pasukan keamanan Lebanon memperingatkan orang-orang di Lebanon agar tidak menggunakan aplikasi seluler CallApp atas aktivitas mencurigakan yang terkait dengan Israel.
Pendudukan dan agresi terus-menerus yang dilakukan Israel tidak hanya harus dikecam, tetapi juga merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional.
Tim medis Gaza tidak dapat secara memadai merawat mereka yang terluka dalam serangan udara Israel karena Jalur tersebut kekurangan peralatan medis dan obat-obatan yang diperlukan.