Adanya kesepahaman bersama antara Kemnaker dengan UINSA Surabaya, pada keahlian vokasi sesuai kebutuhan pasar kerja bagi komunitas dan masyarakat sekitarnya sebagai bekal keterampilan dalam bekerja atau berwirausaha.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menandatangani 149 skema sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa vokasi.
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Wikan Sakarinto menargetkan 900 SMK Pusat Keunggulan (PK) yang terpilih tahun ini, sebagai pendorong perubahan bagi SMK lainnya.
Kemdikbud telah menyiapkan enam bentuk dukungan di antaranya penguatan SDM di satuan pendidikan vokasi. Mendikbud menekankan kembali pentingnya penguatan kepala sekolah, pengawas sekolah dan guru melalui program pelatihan dan pendampingan intensif.
Kerja sama antara dunia industri dan pendidikan vokasi merupakan langkah yang sangat baik untuk kedua belah pihak.
Pada akhirnya program pelatihan vokasi akan mengurangi biaya training dan investasi SDM bagi industri, sehingga tercipta hubungan yang saling menguntungkan antara lembaga pelatihan dan industri
Sebagai salah satu institusi penyelenggara pendidikan vokasi pertanian, Polbangtan Yoma diberi mandat untuk mencetak generasi petani milenial yang handal dan terjamin kompetensinya.
Saat ini Kementan sudah memiliki sekolah vokasi yang juga telah menetapkan merdeka belajar, memberikan akses yang sama kepada seluruh peserta didik mengembangkan kemampuannya,
Lembaga pelatihan vokasi harus bersinergi dengan dunia usaha/industri, guna mewujudkan pelatihan yang berkualitas dan sesuai dengan perkembangan dunia usaha/industri.
Arah kebijakan program ini adalah mengubah secara total BLK sebagai Balai Pelatihan Vokasi yang menjadi pusat pengembangan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja.