Korporasi pertanian tidak hanya meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani, namun juga untuk meningkatkan komoditas berbasis ekspor.
keberhasilan pembangunan pertanian harus diawali dari kebangkitan sumber daya manusia pertanian yang ada.
Penyuluh Pertanian Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kostratani Kecamatan Kaduhejo, Ucu Subakti mengatakan, Poktan Sejahtera memiliki lahan seluas 25 hektare.
KTNA sebagai salah satu pilar pendukung pengembangan SDM pertanian, memang harus berperan aktif mendukung BPP sebagai pusat data informasi dan pembelajaran bagi petani.
Kehadiran Kostratani menjadi sarana edukasi bagi pelaku pertanian yakni penyuluh, petani, dan kelompok tani (poktan).
Tujuan Kostratani adalah pemenuhan sarana, prasarana, kelembagaan, kapasitas SDM Pertanian dan penyelenggaraan pembangunan pertanian di kecamatan berbasis teknologi informasi.
Kostratani merupakan program pembangunan pertanian yang memberdayaan seluruh sumberdaya manusia pertanian di tingkat kecamatan.
Lahan transmigrasi yang sudah jadi milik warga itu, akan dikoordinasikan dengan kementerian dan lembaga untuk dilakukan intensifikasi pertanian.
Salah satu tugas Kostratani di antaranya adalah melaksanakan koordinasi dan sinergi kegiatan pembangunan pertanian dengan penguatan kelembagaan melalui pertemuan sudah diaktifkan kembali.
Kementan tetap mendorong aktivitas pertanian dengan memberikan bantuan dan pembinaan kepada petani sehingga produksi tetap tersedia dalam jumlah cukup serta berkontribusi pada ekonomi nasional.