Partai Demokrat mengaku lebih senang jika poros ketiga atau poros baru bisa dibentuk dengan sejumlah partai politik untuk mengusung pasangan Capres dan Cawapres di Pilpres 2019.
Kandidat calon presiden dan calon wakil presiden (Capres dan Cawapres) yang lebih cepat untuk mengumumkan maju dalam kontestasi Pilpres 2019 dinilai lebih berpeluang untuk menang.
Di tengah sepinya bursa Pilpres 2019, DPC PKB Banyumas mendorong duet Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar sebagai pasangan Capres 2019.
Jelang pelaksanaan Pemilu 2019, pendaftaran calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI dan DPRD akan segera dibuka melalui partai politik ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Pelaksanaan Pilkada 2018 dinilai beraroma Pilpres 2019. Meski demikian, Pilkada 2018 dapat berjalan lancar dan damai.
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengusulkan pembiayaan untuk kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) diambil alih negara. Mekanisme penggunaan dana kampanye juga harus jelas supaya tidak ada penyimpangan di lapangan.
Sejumlah pihak menyebut Pilkada 2018 terasa seperti Pilpres 2019. Apakah benar Pilkada 2018 rasa Pilpres 2019?
Mahkamah Konstitusi (MK) disebut berpeluang untuk menghapu presidential threshold (PT) atau ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden dari 20 persen menjadi 0 persen.
Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Dimyati Rois menegur Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang terkesan “one man show” dalam upayanya sebagai calon Wakil presiden (Cawapres) 2019 mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 2019.
Partai Demokrat menilai presidential threshold (PT) atau ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden sebesar 20 persen cacat logika.