Gubernur DKI Jakarta Ahok akhirnya mengakui kesalahannya terkait pernyataan soal Alquran surat Al-Maidah ayat 51 yang menuai kontroversi.
Meski banyak mendapat laporan soal curi start kampanye, Bawaslu DKI Jakarta tidak berkutik menindak calon petahana Ahok.
Bagi pihak atau kelompok yang mencoba merusak toleransi antar umat beragama yang sudah berjalan dengan baik di Tanah Air, tidak layak menjadi seorang pemimpin.
Dengan status itu, ribuan orang me-like dan ratusan akun membagikannya. Dan tidak sedikit yang memberikan komentar dengan ajakan polling itu.
Lulung menegaskan konsistensi dirinya tak bisa dibayar dengan konsekuensi politik apapun.
Sekretariat Bersama (Sekber) Thamrin City menggalang dukungan politik bagi DPRD DKI untuk melakukan pemakzulan terhadap kepemimpinan Pemprov DKI saat ini.
Ahok sendiri membantah dirinya berniat menistakan agama saat menyebut surat Al-Maidah ayat 51 sebagai alat pembodohan.
Ketua Dewan Syuro PBB, MS Kaban memperkuat pernyataan Yusril agar kader dan simpatisan partai ikut menyukseskan Pilkada DKI dengan memilih antara cagub Agus Harimurti Yudhoyono atau Anies Baswedan.
Calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono enggan mengomentari lebih jauh terkait munculnya isu SARA yang belakangan menjadi kontroversi di masyarakat.
Agus Yudhoyono mengajak agar semua pihak khususnya warga DKI tidak terprovokasi dengan isu SARA yang dapat memecah belah bangsa Indonesia.