Jumlah tersebut adalah setengah dari 750 ribu warga sipil yang terjebak di Mosul Barat menyusul konflik berkepanjangan yang terjadi di Irak.
Ditemukannya kuburan massal tersebut terjadi setelah tiga pekan serangan besar untuk mengusir petempur garis keras dari Mosul, kubu besar terakhir mereka di Irak.
Tidak seperti tentara pada umumnya, para pasukan ini menggunakan topeng tengkorak dalam melancarkan aksi heroik mereka.
Milisi Syiah Irak siap meluncurkan serangan terhadap kelompok Islam radikal ISIS di bagian barat Mosul dalam waktu dekat.
Pasukan Irak dan Kurdi, yang didukung oleh Amerika Serikat, telah melakukan serangan besar di daerah sekitar kota Mosul, yang merupakan benteng terakhir pasukan IS di Irak.