Permintaan klarifikasi ini terkait dugaan pelanggaran kode etik oleh Ketua KPK, Firli Bahuri atas kebocoran dokumen penyelidikan KPK di Kementerian ESDM.
Polemik tersebut akan segera diselesaikan oleh Pimpinan KPK, Firli Bahuri minggu depan
Jenazah Ollenk disemayamkan rumah duka, di Jl. Veteran Selatan No. 2 Geding Prima Adyaksa
Syamsuddin belum menerangkan lebih detail soal apa saja yang hendak didalami Dewas KPK lewat permintaan keterangan Firli
Anggota Dewan Pengawas KPK Syamsuddin Haris menyatakan Firli Bahuri menjalani pemeriksaan sekitar pukul 14.00 WIB dan selesai pada pukul 16.00 WIB.
Anggota Dewas KPK, Syamsuddin Haris juga membenarkan soal agenda pemeriksaan Firli hari ini. Dia menyebut Firli akan diperiksa siang ini.
Perusahaan milik Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam disebut memberi suap kepada sejumlah mantan pajabat Ditjen Pajak agar nilai pajak perusahaan diturunkan.
"Sudah diundang klarifikasi dan dijadwal ulang, tapi tidak hadir," kata Anggota Dewas KPK, Syamsuddin Haris.
Masalah besar bangsa ini dalam politik, terjadi kristalisasi dan penguatan kediktatoran konstitusional. Seolah-olah berbasis konstitusi, tapi yang terjadi adalah kediktatoran.