Keberadaan sampah yang umumnya terbuat dari plastik ini tidak mudah terurai sehingga dapat menjadi sumber polusi dan pencemaran lingkungan ini pun berubah menjadi barang bermanfaat.
Bermodalkan iuran Rp5.000, KWT yang bernama Mekar Jaya ini mampu memproduksi sayuran segar dari pekarangan rumah.
Penambahan tepung mocaf ini membuat bagelen memiliki tekstur yang padat dan lebih renyah
Kelompok Wanita Tani (KWT) Bina Pertani yang berada di Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung semakin giat untuk meningkatkan produksi sayuran dan biofarmaka.
Pemanfaatan pekarangan di P4Snya adalah sebagai percontohan bagi masyarakat dan dua Kelompok Wanita Tani (KWT) yang menjadi binaan.
KWT Dahlia Mekar Mandiri meraih juara 1 tingkat Provinsi Jawa Barat pada peringatan Hari Pangan Sedunia, pada 2017 meriah juara 1 lomba Kampung Hidroponik tingkat Kabupaten Bandung, dan 2015 meraih juara 1 KWT Terbaik tingkat Kabupaten Bandung.
Keberadaan Kelompok Wanita Tani (KWT) ternyata menjadi angin segar bagi para ibu-ibu rumah tangga
KWT binaan Dinas Ketahanan Pangan Bali ini sudah melakukan panen sejak Mei sampai Agustus. Dari hasil penjualan sayuran maupun bibit tanaman, telah terkumpul sebesar 2,5 juta rupiah.