Vaksin Moderna buatan perusahaan asal AS ini didatangkan melalui kerja sama internasional dari pemerintah Amerika Serikat melalui jalur multilateral dengan Covax Facility.
Beberapa negara miskin tidak dapat mengimunisasi petugas kesehatan mereka, orang tua dan populasi lain yang paling rentan terhadap penyakit COVID-19 yang parah.
Gedung Putih mengatakan pada Kamis (3/6), 75 persen dari dosis itu akan digunakan untuk program berbagi vaksin global COVAX yang didukung PBB, sementara sisanya akan langsung diberikan ke negara dan mitra sekutu.
Jepang telah menjanjikan 200 juta dolar AS untuk COVAX, dan negara itu diperkirakan akan mengumumkan sumbangan dosis vaksin untuk program tersebut.
Yaman menerima 360.000 dosis vaksin AstraZeneca pada 31 Maret, yang pertama dari 1,9 juta dosis yang diberikan tahun ini melalui program Covax untuk negara-negara miskin.
Vietnam pada Senin juga mendorong pengadaan vaksin swasta, karena berlomba untuk mengamankan pasokan dan mengatasi wabah yang telah melihat kasusnya lebih dari dua kali lipat dalam sebulan terakhir.
Korea Utara diperkirakan akan menerima pengiriman gelombang pertama pada akhir Mei tetapi diskusi masih berlangsung, kata seorang pejabat di kementerian yang menangani urusan Korea Utara.
Hingga saat ini COVAX Facility telah memegang komitmen suplai untuk 1,7 miliar dosis, dari total kebutuhan 2 miliar dosis untuk didistribusikan di tahun 2021.
Jumlah vaksin batch ke-3 yang diterima pada minggu ini dari COVAX Facility adalah sebesar 1.444.900 dosis vaksin jadi.
Indonesia telah menerima pengiriman pertama vaksin melalui jalur multilateral dari covax facility pada 3 Maret 2021, sebesar 1,1 juta dosis.