Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei mengatakan, pasukan bersenjata itu dibayar Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).
Ali Khamenei mengatakan, Iran tidak akan pernah bernegosiasi dengan pejabat Gedung Putih yang "tidak senonoh dan konfrontatif" mengenai kesepakatan baru.
idak akan ada perang, karena, seperti di masa lalu, kita tidak akan pernah memulai perang dan AS juga akan memulai perang, karena itu akan benar-benar berbahaya bagi mereka.
Khamenei yang menerima proposal itu mengatakan, "Tujuan (pengadilan) seharusnya untuk menghukum penjahat keuangan yang korup dengan cepat dan adil."
Mengeratkan hubungan dengan Amerika Serikat (AS) akan membantu menyelesaikan masalah di Iran adalah "kesalahan fatal".
Ayatollah Sayyid Ali Khamenei mengatakan Amerika Serikat (AS) sedang melakukan tekanan ekonomi terhadap Iran untuk menabur perpecahan di antara bangsa dan pemerintah, tetapi upaya tersebut akan sia-sia.
Kepada pejabat peradilan termasuk hakim agung, Sadeq Amoli Larijani, Ayatollah Ali Khamenei mengatakan, "Berkaitan dengan masalah HAM, Iran memiliki tetap menuntut dan pertanggung jawaban.
Ia menekankan bahwa beberapa perjanjian ini memiliki poin positif. Solusinya adalah bahwa Majlis mendefinisikan aturan sendiri.
Kantor Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Khamenei, mengumumkan bahwa salat Idul Fitri akan diadakan oleh pimpinan Ayatollah Khamenei pukul 8 pagi di Imam Khomeini Mosalla di Teheran.
Jika Eropa tidak memenuhi tuntutan ini, kata Ali Khamenei, Iran akan memproduksi uraniumnya.