Selain para pekerja, perlu juga fokus membantu para mahasiswa Indonesia yang terdampak Covid-19.
Kalangan dewan meminta pemerintah khususnya Kementerian Luar Negeri untuk pro-aktif membebaskan dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di kapal tanker kimia berbendera Korea Selatan. Keduanya ditangkap Pasukan Garda Revolusi Iran, baru-baru ini.
Kemenlu juga memberikan pendampingan bagi lebih dari 2.400 WNI di luar negeri yang terpapar virus corona (COVID-19), selain menyalurkan lebih dari 500.000 juta sembako.
Keputusan tersebut diambil menyikapi pemberitaan soal strain baru virus corona (COVID-19) yang memiliki tingkat penyebaran yang lebih cepat di Inggris dan sejumlah negara lainnya.
WNI atau warga asing yang baru datang dari Inggris wajib tunjukkan tes PCR. Kenapa?
para dai atau juru dakwah memahami realita tentang Indonesia. Baik ideologi, dasar negara, konstitusi, maupun semboyannya. Karena para Juru Dakwah (Da’i) berada di Indonesia, WNI dan berdakwah untuk Umat Islam di Indonesia.
Kementerian Luar Negeri Indonesia mencatat hingga awal November 2020 ini sudah ada 43 WNI di Korea Selatan yang terpapar Covid-19.
Dalam catatan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Chicago, saat ini terdapat 11.897 orang WNI yang tinggal di bagian Midwest, 877 orang d iantaranya tinggal di Negara Bagian Wisconsin.
Mendikbud Nadiem Anwar Makarim menegaskan, sejumlah syarat untuk mendapatkan bantuan ini telah ditentukan, antara lain warga negara Indonesia (WNI), berstatus non-PNS, gaji di bawah Rp5 juta, dan tidak sedang menerima bantuan dari program lain.
Syarief Hasan juga menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam kepada korban yang mengalami luka-luka atas kejadian tersebut.