Ferdy Sambo diketahui menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Dengan keluarnya P21 itu, membuktikan kapolri telah mewujudkan komitmennya memproses perkara Ferdy Sambo dan kawan-kawan secara profesional, akuntabel dan transparan. Hal ini, akan membuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian semakin meningkat, dari sebelumnya yang sempat merosot.
Ini merupakan bagian, dari upaya kita untuk terus membangun nilai-nilai persatuan, toleransi, keberagaman. Karena acara ini juga dihadiri seluruh elemen lintas agama sebagai bukti Indonesia ini beragam, namun kita selalu tetap satu dan ini jadi satu kekuatan kita.
Jokowi selaku kepala negara diharapkan bergerak untuk melakukan reformasi terhadap Polri. Saran ini demi untuk menyelamatkan institusi Polri.
Saya harapkan rekan-rekan Polwan betul-betul bisa tampil untuk menunjukan dan mendorong kepercayaan masyarakat kepada Polri bisa kembali dan harapan kita bisa lebih tinggi dibandingkan yang sebelumnya.
Atas akumulasi kegagalan Kapolri dalam menggawangi Institusi Polri, kami meminta Presiden Jokowi untuk segera mencopot Kapolri karena di anggap telah gagal dalam melaksanakan tugasnya.
Atas akumulasi kegagalan Kapolri dalam menggawangi Institusi Polri, kami meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk segera mencopot Kapolri karena di anggap telah gagal dalam melaksanakan tugasnya.
Saat ini tim penyidik sedang melengkapi berkas yang dibutuhkan oleh kejaksaan. Pengumpulan berkas ini merupakan tahap akhir.
Menurut dia, pidato yang disampaikan Kapolri terkait kasus pembunuhan Brigadir J alias Yosua Hutabarat sangat tegas. Salah satunya terkait motif Irjen Ferdy Sambo melakukan perbuatan tersebut karena marah seteleh mendengar laporan dari istrinya dan dianggap telah menciderai harkat dan martabat keluarga.
Hal itu disampaikan Listyo dalam rapat bersama Komisi III DPR RI