Pengembalian uang senilai Rp700 juta oleh elite Golkar disebut menjadi bukti adanya aliran uang suap PLTU Riau-1 ke partai berlambang pohon beringin itu.
Mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto melayangkan ancaman kepada mantan Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih sebagai tersangka kasus suap PLTU Riau-1.
Partai Golkar mengembalikan uang senilai Rp700 juta terkait kasus suap PLTU Riau-1 ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Partai Golkar mengembalikan uang terkait kasus suap PLTU Tiau-1 ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, belum diketahui secara pasti jumlah uang yang dikembalikan.
Mantan Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham yang juga sebagai tersangka kasus suap PLTU Riau-1 mengimbau kepada seluruh kader untuk memberi yang terbaik bagi Partai Golkar.
Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih mengaku diperintah mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) untuk mengawal proyek PLTU Riau-1.
Alumni Program S2 Universitas Indonesia itu menyebut, sebagai partai besar dan berpengalaman, Golkar harus lebih solid dan terstruktur
Partai Golkar disebut bisa dijerat dengan pidana korporasi jika terbukti menerima aliran dana dari kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-1.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut Partai Golkar bisa dijerat sebagai tersangka jika terbukti turut menerima hasil uang dari hasil suap PLTU Riau-1.
Selain dituntut penerapan pelayanan publik berbasis teknologi, juga bagaimana perkembangan kemajuan teknologi informasi berperan mengatasi masalah-masalah riil seperti kemiskinan, mengurangi angka penganggruan dan mengurangi ketimpangan sosial ekonomi.