Tahun lalu, Duterte mengaku senang membantai tiga juta pecandu narkoba dan mencap nama presiden Amerika Serikat Barack Obama sebagai anak pelacur.
Presiden Filipina Rodrigo Duterte, yang menuai kritik internasional atas perang berdarah terhadap narkoba mengatakan, KTT seharunya tidah hanya berfokus pada pelanggaran HAM .
Presiden Filipina Rodrigo Duterte meminta Amerika Serikat berhenti mengancam Korea Utara dan mulai meyakinkan pemimpin Kim Jong-Un, bahwa tidak ada rencana untuk mengusirnya
Central Intelligence Agency (CIA) berupaya mendestabilisasi wilayah Filipina demi menjatuhkan pemerintahan Presiden Rodrigo Duterte.
Presiden Filipina Rodrigo Duterte menolak segala jenis tuduhan yang dialamatkan kepadanya, terkait perang melawan narkoba.
Duterte mengambil kesempatan berterima kasih kepada China dan Rusia atas senjata api yang mereka sumbangkan dan Amerika Seriakt dan Australia atas bantuan intelijen.
Pernyataan ini sekaligus jawaban atas keresahan masyarakat yang tidak menginginkan aparat polisi
Kritikus yang menyebut Presiden Rodrigo Duterte "paranoid" dan "tidak aman" ditepis oleh putrinya
Hampir sembilan dari 10 warga Filipina mendukung peran anti narkoba Presiden Filipina Rodrigo Duterte
Pernyataan Duterte muncul setelah merilis memorandum yang memberi wewenang kepada PDEA menangani semua kampanye dan operasi obat-obatan terlarang.