Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut Partai Golkar bisa dijerat sebagai tersangka jika terbukti turut menerima hasil uang dari hasil suap PLTU Riau-1.
Selain dituntut penerapan pelayanan publik berbasis teknologi, juga bagaimana perkembangan kemajuan teknologi informasi berperan mengatasi masalah-masalah riil seperti kemiskinan, mengurangi angka penganggruan dan mengurangi ketimpangan sosial ekonomi.
Tersangka kasus suap PLTU Riau-1, Eni Saragih menegaskan, dirinya diperintah Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar untuk mengawal proyek PLTU Riau yang berujung kasus korupsi.
Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih mengaku hanya menjalankan tugas dari Partai Golkar untuk mengawal proyek PLTU Riau-1.
Mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) membenarkan adanya aliran dana hasil suap PLTU Riau-1 ke Munaslub Partai Golkar.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto membantah terkait adanya aliran dana suap PLTU Riau-1 sebesar Rp 2 miliar untuk pembiayaan Munaslub Partai Golkar.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal menyelidiki adanya dugaan aliran uang hasil suap PLTU Riau-1 ke Munaslub Partai Golkar.
Politikus Partai Golkar Eni Maulani Saragih yang juga sebagai tersangka kasus suap PLTU Riau-1 mengaku, hasil suap dari PLTU Riau dipakai untuk Munaslub Partai Golkar.
Uang hasil suap proyek PLTU Riau-1 diduga mengalir ke Munaslub Partai Golkar. Hal itu disampaikan bekas Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov).
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menganggap mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) mengetahui kasus suap PLTU Riau-1 yang menjerat Idrus Marham.