Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir mengaku kenal dengan Bos Blackgold Natural Resources Limited, Johanes Kotjo sebagai terdakwa kasus suap PLTU Riau-1.
KPK meyakini adanya dugaan keterlibatan Dirut PLN Sofyan Basir dalam kasus suap PLTU Riau-1. Sebab, Sofyan kerap disebut terlibat sejak awal pembahasan proyek tersebut.
Persidangan Bos Blackgold Natural Resources Limited, Johanes Kotjo menjadi pintu masuk untuk menjerat Dirut PLN Sofyan Basir dalam kasus suap PLTU Riau-1.
Dirut PLN Sofyan Basir disebut sebagai pihak yang berperan untuk melobi Blackgold Natural Resources Limited, Johannes Kotjo terkait jatah fee untuk Idrus Marham.
Dirut PLN Sofyan Basir disebut mendapat jatah paling the best atau paling besar dari hasil suap PLTU Riau-1.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal menjerat sejumlah pihak yang terlibat kasus suap PLTU Riau-1, termasuk Dirut PLN Sofyan Basir.
KPK memastikan akan menyelidiki peran Dirut PLN Sofyan Basir dalam kasus suap PLTU Riau-1. Hal itu menyikapi keterlibatan Sofyan dalam surat dakwaan bos Blackgold Natural Resources Limited, Johanes Kotjo.
KPK membuktikan keterlibatan Dirut PLN Sofyan Basir dalam kasus suap PLTU Riau-1. Keterlibatan Sofyan dibuktikan dalam surat dakwaan Blackgold Natural Resources Limited, Johanes Kotjo.
Jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar peran Dirut PLN Sofyan Basir terkait kasus suap PLTU Riau-1.
Direktur Utama (Dirut) PLN, Sofyan Basir merampungkan pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi untuk tersangka suap PLTU Riau, Idrus Marham.