Nilai ekspor saat ini berkisar di posisi Rp 110 juta, namun pada bulan-bulan berikutnya akan meningkat di atas Rp 1,2 miliar perbulan.
Pengiriman jagung asal Sumbawa melalui tiga pintu pengeluaran dibawah pengawasan Karantina Pertanian Sumbawa Besar yakni masing-masing wilayah kerja Pelabuhan Laut Badas, Bima dan Kempo.
pada Mei 2020 pengajuan sertifikasi ekspor untuk komoditas tersebut sebanyak 153,6 ton dengan nilai Rp45 miliar ke AS, Maroko dan Inggris.
Penurunan pertumbuhan ekonomi ini disebabkan turunnya sejumlah ekspor Indonesia, salah satunya ke China dan Amerika Serikat
Pria berusia 46 tahun yang juga pengelola Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Wargi Panggupay, saat ini fokus untuk merambah pasar ekspor.
Komoditas pertanian asal Sumatera Utara tersebut hanya diekspor ke Asia, namun jugake negara-negara di benua Amerika, dan Eropa juga di Timur Tengah.
Peningkatan ini terjadi karena faktor barang yang diekspor tidak lagi dalam berbentuk barang mentah, akan tetapi sudah diolah menjadi makanan bermutu yang digemari masyarakat dunia.
Dodih sudah memasarkan produk sayuran bersama kelompok taninya ke berbagai daerah seperti Bandung, Jakarta, Tasikmalaya, dan Padalarang.
Dari permohonan sertifkasi ekspor tercatat sebanyak 725,3 ton tiga buah segar primadona ini berhasil masuk pasar negara tujuan di tengah pandemi virus corona (COVID-19).