Sebanyak 66 persen pemilih Jokowi-Ma`ruf Amin non-PDIP di Pilpres 2019 memilih Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
Survei menunjukkan sebanyak 83,6% reaponden mengaku puas dengan Pemilu 2024.
Setidaknya saya kira sampai saat pemilu dilakukan, Jokowi tidak punya peran yang sangat signifikan untuk mendongkrak elektabilitas PSI, meskipun berbagai upaya mungkin sudah mereka lakukan.
PPP diperkirakan dapat suara antara 3.51 - 4.11 persen, sehingga belum dapat disimpulkan apakah partai tersebut akan lolos ke senayan atau tidak.
Hal ini berpegang pada hasil survei terakhir IPO yang rilis bulan lalu
Elektabilitas Ganjar-Mahfud memperoleh sebesar 35,6 persen. Sementara, Prabowo-Gibran di angka 33,8 persen dan Anies-Muhaimin 26 persen.
Setelah kita survei baru diketahui bahwa besar kemungkinan pilpres diselenggarakan dua putaran karena dari ketiga paslon tidak ada yang mendapat 50 persen suara. Dengan sendirinya kita jadi tahu bahwa narasi pilpres satu putaran hanya wacana atau harapan salah satu paslon. Bukan gambaran nyata yang ada di masyarakat.
Dapil DKI Jakarta III yang meliputi Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu kerap digadang-gadang sebagai dapil neraka, karena banyak nama populer yang memperebutkan kursi di dapil ini.
Lembaga Survei yang berbasis di Australia, Roy Morgan merilis temuan hasil survei terbaru elektabilitas calon presiden (capres) pada Pilpres 2024 di Indonesia.