Dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (30/8) di Jakarta, Menteri Syafruddin memastikan bahwa kondisi ASN di Papua dalam keadaan aman.
Papua saat ini sangat membutuhkan sentuhan Presiden Jokowi sebagai kepala negara. Dimana, kisruh yang terjadi di Papua sesungguhnya memerlukan langkah-langkah yang luar biasa dari Presiden Jokowi.
Dengan situasi sekarang ini, Anton mengatakan, bahan makanan yang sangat diperlukan.
Situasi itu diinfokan terakhir pada pukul 19.20 waktu setempat yang beredar di kalangan media di Jakarta.
Ketua DPR Bamsoet dan Tim DPR RI Pemantau Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat akan segera meminta waktu bertemu Presiden Jokowi untuk melakukan rapat konsultasi membahas penyelesaian berbagai peristiwa yang terjadi di Papua dan Papua Barat.
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta saudara-saudara sebangsa di Papua bisa menahan diri, begitupun dengan berbagai pihak lainnya dari mulai aparat TNI/Polri, pemerintah daerah, hingga berbagai elemen masyarakat.
Papua dan Papua Barat bergejolak. Staf Khusus Presiden RI untuk Papua Lenis Kogoya menemui Walikota Surabaya Tri Rismaharini.
Kabar soal adanya polisi yang tertembak saat pengamanan aksi massa di Jayapura Papua ternyata hoax.
Ketua DPD RI Oesman Sapta meminta semua pihak bisa menahan diri dan tidak terprovokasi menyikapi kerusuhan yang terjadi di Manokwari, Papua Barat. Sehingga, setiap keputusan yang diambil tidak akan menimbulkan kericuhan.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah membentuk tim monitoring. Tim tersebut jauh sebelum kerusuhan yang terjadi di Manokwari, Papua Barat.